Perhitungan Gaji untuk Membeli Rumah: Rumah apa yang Cocok untuk Anda?

Apakah gaji anda cukup untuk bisa membeli rumah sendiri? Mungkin itulah pertanyaan yang muncul di benak anda saat membaca judul diatas. Kenyataannya, bukan anda saja yang memiliki pertanyaan yang sama. Masih banyak masyarakat yang bergulat untuk mendapatkan uang yang cukup untuk membeli rumah mereka sendiri.

gaji bulanan

Kini banyak sekali cara yang bisa anda gunakan untuk mewujudkan impian anda. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan fasilitas KPR. Tapi apakah gaji anda cukup untuk membayar angsurannya hingga 15 tahun kedepan? Mari kita pelajari kasus berikut ini.

Jika sebuah rumah dengan harga sekitar 500 jutaan, maka anda harus memiliki penghasilan setidaknya 15 juta setiap bulannya, dan jika harga rumah 250 jutaan, maka gaji 7.5 juta adalah wajib anda miliki. Angka ini didapat dari perhitungan analisa resiko dimana angsuran yang dibayarkan adalah sekitar 30% dari total pendapatan anda. Itupun jika tidak ditambah cicilan lainnya, misalnya cicilan kendaraan.

Menurut peraturan Bank Indonesia, uang muka yang harus anda setorkan ketika akan membeli rumah adalah sebesar 20% dari harga pokok rumah. Jadi jika anda bermaksud membeli rumah dengan harga 500 juta, anda harus mempersiapkan uang muka sebesar 100 juta. Jika anda memilih KPR dengan lama waktu cicilan selama 15 tahun atau 180 bulan dan bunga yang harus anda bayar adalah sekitar 16% per tahun, maka anda harus membayar cicilan hingga 6 juta setiap bulannya.

Anda tidak perlu berputus asa setelah melihat perhitungan kasar diatas. Masih ada jalan untuk bisa mendapatkan rumah idaman anda. Anda bisa menggabungkan pendapatan anda dengan istri untuk mendapatkan angka aman yang dapat diterima oleh bank penyedia KPR.

Tapi bagaimana jika anda adalah tulang punggung keluarga satu satunya? Jangan khawatir, masih ada yang bisa anda lakukan! Namun cara ini membutuhkan dedikasi dan disiplin yang kuat hingga anda bisa memiliki rumah. Anda pasti sudah mengetahui jawabannya, yaitu menabung.

Dalam manajemen keuangan pribadi, sangat disarankan agar anda menyisihkan sekitar 10% dari penghasilan anda setiap bulannya sebagai bentuk investasi. Jadi, jika anda memiliki gaji sebesar 3 juta per bulan, sebaiknya anda menyisihkan 300 ribu setiap bulan sebagai tabungan investasi anda.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk membeli rumah. Beberapa tahan berikut ini harus anda pertimbangkan dengan baik agar anda tidak terbebani oleh besarnya cicilan yang harus anda bayar nantinya.

1. Tentukan target waktu anda

Jika anda masih merasa belum mampu untuk mengajukan kredit rumah, sebaiknya anda menentukan target waktu yang sesuai dengan kondisi keuangan anda. Misalnya, jika anda merasa bahwa kondisi finansial anda akan cenderung stabil dan membaik setelah 5 tahun, maka anda harus mempersiapkan segalanya sebelum 5 tahun tersebut. Dengan menentukan target waktu anda untuk membeli rumah atau setidaknya mengajukan permohonan kredit kepemilikan rumah, anda akan termotivasi untuk mencapai target anda. Apalagi jika target anda kali ini bisa memberikan hasil yang sangat memuaskan.

2. Tentukan biaya yang akan anda anggarkan

Harga sebuah properti biasanya akan mengalami kenaikan hingga 15% setiap tahunnya. Jadi anda perlu menghitung berapa besar uang yang harus anda persiapkan untuk membeli rumah nantinya. Anda tidak perlu bingung mencari rumus yang tepat untuk mendapatkan estimasi biaya yang harus anda persiapkan. Kini, banyak sekali situs situs properti yang memiliki kalkulator untuk menghitung estimasi harga rumah hingga beberapa tahun kedepan.

3. Kalkulasikan kemampuan maksimal anda dalam membayar angsuran KPR

Jika anda ingin memanfaatkan fasilitas KPR, sebaiknya anda memperhitungkan besarnya cicilan yang akan anda tanggung kedepannya. Biasanya dalam manajemen keuangan yang sehat, seseorang hanya diperbolehkan untuk menyisihkan hingga 35% dari total penghasilan bulanan untuk membayar utang. Jadi, jika dalam 3 tahun kedepan, anda memiliki pendapatan sebesar 5 juta setiap bulan, anda hanya dapat menanggung beban cicilan hingga 1.75 juta per bulan. Perlu diingat bahwa nilai angsuran tersebut adalah akumulasi cicilan setiap bulan.

4. Persiapkan uang muka

Bank bank di Indonesia memiliki kebijakan bagi setiap calon nasabah untuk menyediakan uang muka sekitar 20-40% dari total harga rumah. Anda memiliki kesempatan hingga target waktu anda tiba untuk menabung. Anda bisa menyisihkan gaji bulanan anda atau menyimpan bonus yang anda terima untuk modal anda saat mengajukan kredit rumah. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan dana tambahan untuk memproses legalitas rumah nantinya seperti biaya PPATK, notaris, dan biaya administrasi lainnya.

5. Diskusikan masalah anda dengan ahlinya

Jika anda masih bingung bagaimana mengatur keuangan anda untuk bisa membeli rumah, anda bisa berkonsultasi pada pihak bank atau lembaga yang akan memberikan bantuan kredit rumah mengenai kondisi finansial anda. Pihak bank tentunya akan mencoba membantu anda dengan memberikan beberapa rencana kredit yang disesuaikan dengan keuangan anda. Dengan bantuan bank, anda tentunya akan lebih mudah untuk memilih skema kredit mana yang sesuai dengan kondisi keuangan anda.

Itulah beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai tips untuk mendapatkan rumah impian anda. Besarnya gaji yang anda dapatkan setiap bulannya bukanlah hal utama yang harus anda pikirkan jika anda ingin memiliki sebuah rumah. Yang terpenting adalah seberapa besar anda akan mendedikasikan diri anda, waktu dan pendapatan anda untuk mewujudkan mimpi anda. Tidak ada cara instan untuk mencapai sesuatu. Anda harus rela mengorbankan sesuatu jika anda ingin mendapatkan sesuatu. Karena itu, siapkan diri anda agar rumah idaman anda bisa anda dapatkan secepatnya.

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *