Mencari Rumah Baru atau Ruman Bekas? Begini Untung Rugi Keduanya

rumah baru bekas dijual

Memiliki sebuah rumah tentunya menjadi idaman semua orang. Tapi saat akan membeli sebuah hunian, anda tentunya akan menghadapi dua pilihan sulit rumah baru atau rumah bekas Bagi anda yang sedang kebingungan memilih antara Mencari rumah baru atau ruman bekas? Begini untung rugi keduanya. Dengan informasi ini, anda mungkin akan mendapatkan pencerahan terhadap pilihan yang akan anda ambil diantara keduanya.

Pilihan rumah baru

• Kelebihannya

1. Kualitas konstruksi

Rumah baru harus memiliki kondisi kualitas bangunan yang masih sangat baik. Dari segi tampilan rumah baru pastinya lebih elegan, modern dan lebih menarik. Seluruh kondisi bangunannya masih bagus, tidak ada yang rusak dan tentunya anda tidak perlu mengeluarkan biaya renovasi. Anda tinggal pindah dan menempati rumah baru anda. Mudah sekali bukan?

2. Kondisi lingkungan

Karena lingkungan perumahan yang baru dibangun, besar kemungkinan anda belum memiliki banyak tetangga. Apalagi jika anda memilih cluster atau townhouse yang eksklusif yang hanya berisi maksimal 20 rumah. Jenis perumahan ini cocok untuk mereka yang tidak suka kebisingan dari lingkungan sekitar.

3. Fasilitas asuransi

Setiap pengembang pasti sudah menyiapkan beberapa fasilitas yang dapat dinikmati pembeli, salah satu fasilitas rumah baru tersebut adalah asuransi. Asuransi ini memberikan penghuni rumah dari kemungkinan buruk yang terjadi pada rumahnya seperti kebakaran, pencurian, ataupun bencana alam.

• Kekurangan

1. Harga yang tinggi

Seperti halnya produk lainnya, rumah baru tentunya memiliki harga yang lebih tinggi daripada rumah bekas. Hal ini disebabkan oleh kondisi rumah yang masih bagus dan belum memerlukan perbaikan apapun. Ditambah lagi dengan desain terbaru yang membuatnya lebih terlihat modern.

2. Daftar tunggu

Saat membeli rumah baru, anda tidak bisa menempati rumah tersebut langsung. Terlebih jika anda melakukan pembelian saat kondisi rumah masih dalam keadaan setengah jadi. Sering pula anda harus masuk daftar tunggu saat stok rumah sudah habis. Jadi anda harus menunggu hingga rumah tersebut selesai dibangun.

3. Ketidaklengkapan infrastrukturnya

Rumah baru belum tentu sudah dilengkapi dengan kebutuhan dasar seperti air dan listrik. Anda harus menunggu hingga pihak pengembang memasangnya. Jika anda tidak mau menunggu, maka anda harus merogoh kocek anda sendiri untuk memasang air dan listrik. Namun apabila anda melakukan hal ini, kemungkinan besar pengembang tidak akan mengembalikan kelebihan uang untuk pemasangan air dan listrik yang sudah anda bayar diawal. Hal lain yang harus diperhatikan adalah fasilitas umum seperti penerangan jalan belum bisa anda nikmati secepatnya.

4. Resiko pengembang yang tidak jujur

Inilah yang harus diingat saat memilih pengembang saat membeli rumah pertama anda. Pastikan untuk tidak mencari informasi mengenai si pengembang terlebih dulu sebelum anda memutuskan untuk membeli rumah dari pengembang tersebut. Ada banyak kasus di mana pembeli rumah merasa terjebak oleh janji palsu dari pengembang.

Rumah Bekas

Kelebihannya

1. Harga

Rumah bekas memiliki harga jual yang lebih miring dibanding rumah baru. Untuk anda yang memiliki dana terbatas, membeli rumah bekas bisa menjadi solusi. Anda bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah daripada membeli rumah baru karena rumah bekas sudah digunakan penghuni sebelumnya. Apalagi kalau sudah bertahun-tahun, anda bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah.

Jika anda beruntung, harga jual akhir rumah bekas masih bisa dinego. Sesuaikan harga dengan kondisi bangunan, dan juga lihat apakah ada beberapa bagian rumah yang perlu renovasi.

2. Bisa dihuni

Karena sudah pernah dihuni sebelumnya, pembeli rumah bekas bisa langsung menempati rumah. Berbeda halnya dengan rumah baru yang membutuhkan waktu hingga bangunan selesai dibangun. Rumah bekas juga memiliki fasilitas umum yang lengkap dan lingkungan yang stabil.

Dari awal air, listrik, sampai saluran telepon sudah ada dan bisa langsung digunakan kapan saja. Bahkan sertifikat dan surat-surat lainnya dari rumah juga lengkap. Hal ini dapat meringankan beban pembeli rumah agar tidak melalui urusan legalitas yang berbelit belit.

3. Sudah banyak modifikasi

Rumah bekas biasanya sudah pernah mengalami perombakan sehingga struktur bangunan berubah. Perombakan ini bisa juga untuk memperbaiki kondisi bangunan yang rusak, Jadi saat anda pindah, anda tidak perlu merenovasinya lagi.

Kekurangannya

1. Membutuhkan renovasi

Adakalanya kondisi rumah bekas membutuhkan beberapa perbaikan. Karena itu, anda harus mempersiapkan sejumlah uang untuk bejaga jaga jika rumah yang dibeli memang membutuhkan renovasi.

2. Beresiko

Rumah bekas bisa memiliki resiko yang cukup besar, terlebih jika anda tidak mengetahui sejarah kepemilikannya. Ada kemungkinan sebuah rumah lama memiliki kasus sengketa sehingga si pemilik memutuskan untuk menjualnya. Anda harus berhati hati saat membeli rumah bekas. Selalu periksa dokumen kepemilikannya dengan teliti.

3. Kurang sesuai keinginan

Rumah bekas tentunya tidak selalu sesuai dengan keinginan anda. Mungkin bentuk atau model rumah kurang sesuai dengan keinginan anda. Bahkan rumah yang sudah berumur lebih dari 10 tahun, modelnya bisa ketinggalan jaman.

Membeli rumah tidak semudah membeli barang yang Anda butuhkan. Rumah itu harus menjadi tempat berlindung teraman dan paling nyaman. Jadi, Anda harus benar-benar selektif sebelum memutuskan rumah mana yang akan dibeli.

Bagi yang menginginkan lingkungan eksklusif dan kondisi konstruksi yang baik Anda bisa memilih untuk membeli rumah baru. Sedangkan bagi yang memiliki dana terbatas dan tidak mau terlalu lama menunggu, rumah bekas bisa menjadi solusi yang tepat. Buatlah perbandingan, jangan mengambil keputusan yang tergesa-gesa.

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *