Keuntungan dan Kekurangan Tinggal di Rumah Susun

Rumah susun atau dikenal juga dengan sebutan rusun merupakan salah satu solusi yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk memiliki tempat tinggal. Harga rumah baru yang semakin tinggi membuat masyarakat mulai melirik rusun untuk memenuhi kebutuhan utama mereka. Tapi apakah rusun dapat memberikan manfaat dan kenyamanan yang sama dengan rumah? Mari kita simak keuntungan dan kekurangan tinggal di rumah susun berikut ini.

rumah susun rusun

Kelebihan rusun

1. Letaknya yang strategis

Salah satu kelebihan yang dimiliki rusun adalah letaknya yang berada ditengah pusat keramaian kota. Hal ini tentunya sangat membantu para penghuni rusun dalam melakukan aktifitas hariannya seperti berangkat kerja, berbelanja ke pasar, ataupun berangkat ke sekolah. Kemudahan akses fasilitas publik yang dekat dengan lokasi rusun tentunya sangat membantu para penghuninya.

2. Murah

Dibandingkan dengan tarif kontrakan ataupun kamar kos, rusun ternyata memiliki harga sewa yang jauh lebih murah. Namun rusun murah merupakan salah satu program yang diadakan oleh pemerintah. Rusun rusun yang dibangun oleh para pengembang swasta sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sepertinya mematok harga sewa yang lebih tinggi daripada rusun pemerintah.

Selain itu, biaya listrik dan air di sebuah rusun lebih murah dari jenis tempat tinggal lainnya. Hal ini tentunya dapat membantu meringankan beban penghuni rusun yang tidak memiliki penghasilan yang mencukupi.

Keunikan lainnya yang membuat harga rusun terjangkau adalah semakin tinggi lokasi tempat tinggal yang didapatkan, maka biayanya pun akan lebih murah. Hal ini mungkin dikarenakan akses ke setiap lantai yang umumnya hanya berupa tangga. Namun, ada pula rusun yang sudah menggunakan lift. Jadi, penghuni yang tinggal di lantai paling atas tidak perlu kerepotan saat beraktifitas.

3. Irit

Jarak antara rusun dengan fasilitas publik tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi para penghuni rusun. Lokasi gedung yang dekat dengan tempat kerja, pasar, puskesmas, ataupun sekolah dapat menghemat waktu dan menghemat tenaga dan juga uang.

4. Kebersamaan

Bagi mereka yang pernah ataupun sedang tinggal di rusun, suasana yang dibangun oleh para penghuninya cenderung tidak jauh berbeda dengan pemukiman warga pada umumnya yang saling tolong menolong. Karena itu mereka merasa betah tinggal disana. Kekompakan yang dibangun warga rusun tentunya akan jauh berbeda dengan mereka yang tinggal di apartemen yang cenderung individualis.

5. Mengurangi kepadatan penduduk

Sebagai salah satu program pemerintah dalam mengatasi kelangkaan lahan rumah, kehadiran rusun tentunya membantu masyarakat untuk memiliki rumah sendiri. Hanya dengan memanfaatkan lahan yang sedikit, rusun ternyata mampu memberikan tempat tinggal yang layak khususnya bagi mereka yang tinggal di area kumuh. Dengan hadirnya rusun, lingkungan pun dapat terbantu dengan mengurangi pemukiman yang tidak layak untuk ditinggali.

Kekurangan rusun

1. Masalah privasi

Tidaklah aneh jika kegiatan masing masing penghuni rusun didalam rumah dapat terdengar oleh tetangga sebelah. Hal ini disebabkan oleh bahan bangunan yang terbilang cukup murah sehingga tidak mampu menyaring suara suara yang masuk ataupun keluar rumah.

2. Ruangan yang tidak sehat

Setiap rumah yang dibangun di rusun seringkali memiliki ukuran yang cukup kecil dan minim cahaya serta ventilasi. Ruangan seperti ini tentunya tidak menyehatkan khususnya bagi para penghuni yang memiliki anggota keluarga banyak.

3. Fasilitas yang terbatas

Rusun yang sudah lama ditinggali cenderung akan terlihat kumuh dengan banyaknya pakaian yang tergantung di jendela ataupun di pagar pembatas. Area jemur pakaian memang salah satu kekurangan yang dimiliki sebagian besar rusun. Karena itulah para penghuni rusun lebih memilih untuk menjemur pakaian mereka di dekat rumah.

4. Pungli yang merajalela

Tidak aneh jika banyak oknum yang memanfaatkan rusun untuk meraup keuntungan pribadi. Misalnya, penggunaan lahan parkir yang sudah ditetapkan iurannya oleh pengurus rusun, pada kenyataannya para penghuni rusun masih harus membayar ongkos parkir setiap harinya. Belum lagi ditambah dengan biaya penggunaan lift (yang terdapat di rusun rusun tertentu)yang terkesan memeras para warga rusun.

5. Kebersihan yang tidak terjaga

Sudah menjadi hal yang wajar jika kebanyakan masyarakat Indonesia tidak peduli dengan kebersihan sekitarnya. Selain perawatan gedung yang terus menurun kualitasnya seiring waktu, seringkali beberapa penghuni rusun melakukan tindakan perusakan fasilitas seperti tempat sampah bahkan dinding rusun. Tidak jarang pula para gelandangan memanfaatkan beberapa area disekitar rusun untuk tidur bahkan menganggapnya sebagai toilet umum. Jika hal ini terus berlanjut, rusun yang awalnya terlihat asri akan berubah menjadi tempat kumuh dan tidak nyaman untuk ditinggali.

Kesimpulan

Rusun memang bisa menjadi alternatif bagi anda yang kesulitan untuk mendapatkan tempat tinggal. Terlepas dari berbagai kelebihan dan kekurangan tinggal di rusun yang bisa anda dapatkan, anda akan memiliki atap dan dinding yang akan melindungi anda. Karena itu, pilihlah lokasi rusun dengan bijak. Jangan hanya tergoda untuk menempati rusun yang terlihat menarik saja. Perhatikan segalanya dari mulai kebersihan , kenyamanan, dan keamanan di sekitar lingkungan rusun.

Satu lagi yang perlu anda ketahui bahwa sebagian besar rusun menetapkan jangka waktu tertentu bagi setiap penghuninya untuk menempati sebuah rumah. Pastikan anda berhemat dan menabung untuk membeli rumah selama anda masih memiliki kesempatan tinggal di rusun. Jadi pada saat jatah waktu sewa anda habis, anda tinggal pindah ke tempat tinggal yang baru.

Dari semua kelebihan dan kekurangan tinggal di rusun yang telah disampaikan diatas, semoga anda bisa menemukan lokasi yang tepat dan membuat anda betah. Selamat berburu rusun !

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *