Cara Mudah Terhindar Dari Penipuan Jual Beli Rumah

Memiliki rumah merupakan salah satu impian bagi setiap orang, terlebih untuk mereka yang sudah memiliki keluarga sendiri. Mereka yang belum berkeluarga pun dapat menjadikan rumah sebagai salah satu bentuk investasi yang menguntungkan. Sayangnya, masih banyak oknum oknum diluar sana yang mencoba untuk mendapatkan keuntungan dengan menipu orang orang yang benar benar ingin membeli rumah. Mengapa masih banyak berita penipuan tentang jual beli rumah? Begini cara menghindarinya.

contoh rumah yang mungkin dijual

Pada dasarnya ada 2 jenis oknum yang sering melakukan penipuan jual beli rumah. Yang pertama adalah pihak yang mengaku sebagai pengembang properti dan yang kedua adalah oranga yang mengaku sebagai agen yang bisa membantu anda mendapatkan rumah impoian anda. Cara cepat untuk menghindarinya adalah dengan melihat referensi yang dapat di percaya seperti melalui situs-situs besar jual beli properti di Indonesia. Beberapa list rumah dijual di halaman ini bisa Anda perhatikan bagaimana beberapa contoh listing yang serius dipasarkan.

Untuk menghindari perangkap yang mereka pasang, sebaiknya anda bersikap tenang dan waspada pada setiap gelagat yang mencurigakan. Berikut adalah tips agar proses pencarian rumah anda berjalan lancar dan aman.

1. Manfaatkan jasa Notaris

Dalam proses jual beli properti, tentunya akan melibatkan proses legalitas untuk mengalihkan kepemilikan rumah dari pihak penjual pada pihak pembeli. Dalam proses ini, sebaiknya anda menggunakan jasa Notaris yang terpercaya agar anda tidak tersandung masalah hukum kedepannya. Misalnya, anda tentu tidak ingin terjebak dalam kasus sengketa rumah hanya karena anda memanfaatkan jasa seorang Notaris yang tidak memeriksa latar belakang surat bangunan sebelumnya.

2. Periksa kondisi bangunan

Sebelum proses transaksi dilakukan, sebaiknya anda memeriksa kondisi fisik bangunan yang akan anda beli. Periksalah dengan teliti semua bagiannya. Agar proses survey ini berjalan dengan baik, anda bisa memanfaatkan jasa seorang ahli bangunan untuk memeriksa kondisi bangunan tersebut dengan seksama. Pastikan anda akan mengeluarkan uang yang sesuai dengan kondisi properti yang sebenarnya.

3. Periksa dokumen kepemilikan rumah

Salah satu hal terpenting dalam proses jual beli rumah adalah dokumen dokumen kepemilikan rumah seperti sertifikat hak milik, Ijin Membangun Bangunan, ataupun Pajak Bumi dan Bangunan. Anda bisa memeriksa keaslian dokumen tersebut di kantor Badan Pertanahan Nasional. Hal ini untuk memastikan bahwa dokumen tersebut masih berlaku dan tidak ada dokumen ganda. Jika terdapat dua sertifikat hak milik, maka dapat dipastikan bahwa kepemilikan rumah yang akan anda beli berpotensi menjadi sengketa.

4. Survey lingkungan sekitar

Saat anda pindah ke suatu lokasi, maka anda akan sering berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan menghadapi kondisi yang sama setiap hari. Karena itu, pastikan bahwa lingkungan di sekitar rumah yang akan anda beli adalah lingkungan yang aman dan tidak memiliki potensi yang dapat merusak rumah tersebut ataupun keselamatan keluarga anda. Anda dapat bertanya pada warga sekitar apakah lingkungan tersebut sering kebanjiran atau sering terjadi tindak kejahatan. Semakin detail informasi yang anda dapatkan, anda akan semakin mudah memutuskan apakah anda akan betah tinggal di lingkungan tersebut atau tidak.

5. Cari lokasi yang dekat dengan tempat kerja

Saat mencari rumah, usahakan untuk mencari lokasi yang dekat dengan tempat kerja anda. Rumah yang berdekatan dengan tempat kerja tentunya dapat menghemat waktu dan biaya yang anda habiskan setiap hari.

6. Pilih ukuran rumah yang sesuai kebutuhan

Perhatikan ukuran rumah yang akan anda beli dan sesuaikan dengan kebutuhan anda. Jika anda adalah pasangan yang baru menikah, sebaiknya anda pilih rumah berukuran minimalis. Selain hrganya lebih murah, anda juga tidak akan kesulitan merawatnya. Tapi jika anda memiliki keluarga besar, jangan sampai anda memaksakan diri untuk membeli rumah minimalis karena rumah tersebut akan terasa sempit dan sesak.

Memilih pengembang yang terpercaya merupakan faktor penting saat membeli rumah. Pengembang yang sudah Go Public jauh lebih aman karena mereka memiliki sumber dana yang banyak. Karena itu, resiko keterlambatan pembangunan rumah karena kekurangan biaya tidak akan terjadi.

Pengembang yang telah bekerjasama dengan bank juga layak untuk dipercaya karena mereka telah melalu proses evaluasi. Selain itu, anda juga harus memeriksa surat surat yang dimiliki oleh pihak pengembang. Sebelum poroses pembangunan berjalan, biasanya pihak pengembang sudah mengantongi sertifikat induk. Anda berhak untuk melihat dan memeriksa sertifikat induk ini sebelum melakukan transaksi.

Untuk menjaga agar pihak pengembang tidak lalai dengan tanggungjawabnya, anda dapat mengajukan perjanjian misalnya mengenai ketepatan waktu pengembang menyerahkan surat perjanjian jual beli. Jika pihak pengembang terlambat, mereka akan dikenai denda sebesar 1/1000 dari nilai rumah yang telah disepakati.

Selain pengembang, anda mungkin juga akan berhadapan dengan agen agen properti yang akan mencoba menawarkan bantuannya. Memanfaatkan jasa seorang agen properti akan memabntu usaha anda lebih baik dalam mencari rumah idaman anda asalkan anda menemukan agen yang tepat dan terpercaya. Bagaimana caranya?

1. Cari informasi mengenai agen tersebut

Sebelum anda terlibat lebih jauh dengan seorang agen,ada baiknya anda mengenalinya terlebih dahulu. Cari tahu lebih banyak tentang informasi pribadi dari sang agen. Seorang agen yang berada dibawah perusahaan properti tentunya akan memberikan data pribadinya pada perusahaan yang bersangkutan. Telusuri apakah agen tersebut pernah terlibat tindak kejahatan penipuan melalui perusahaan tempat dia bekerja.

2. Datangi lokasi rumah yang akan dibeli

Jangan lanjutkan transaksi sebelum anda melakukan survey ke lokasi properti. Banyak sekali oknum properti yang makan mencoba meyakinkan anda untuk mentransfer sejumlah uang sebelum survey. Karena itu, jangan sekali kali mencoba mentransfer sejumlah dana sebelum anda pastikan bahwa properti yang ditawarkan benar benar ada.

3. Pastikan status properti tidak bermasalah

Seperti halnya saat berhubungan dengan pihak pengembang, anda harus pastikan bahwa dokumen rumah yang ditawarkan tidak bermasalah sama sekali. Cek kepastian dokumen tersebut di kantor BPN di kota anda.

4. Cek harga pasaran

Jangan sampai anda terjebak dengan harga yang ditawarkan. Karena itu anda harus memeriksa harga pasaran properti di sekitar lokasi, termasuk harga rumah baru dan bekas. Jangan sampai anda membayar dengan harga yang terlalu tinggi dari harga sekitar.

Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum anda melakukan transaksi jual beli rumah. Pastikan segalanya baik baik saja dan anda tidak perlu khawatir anda akan terjebak masalah di masa depan. Selalu waspada dan teliti adalah kunci untuk mendapatkan rumah idaman anda!

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *